Pasang Curtain Wall

Promosiin dan Share in dong om. Terima Kasih om
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pasang curtain wall kaca dalam bidang bangun membangun gedung berarti dinding penutup pada exterior bangunan. Menurut wikipedia Curtainwall ini bukan lah bagian dari struktur bangunan, tapi sebagai pelengkap nilai estetika sebuah bangunan. Jenis material penutup ini bisa bermacam macam, mulai dari bahan metal, dari bahan kaca, tanaman hidup dan berbagai macam jenis lainnya Curtainwall Kaca pada perusahan kami sebagai kontraktor curtainwall adalah memposisikan kaca sebagai pengganti dinding pada sebuah bangunan di kombinasikan dengan aluminium atau stainless untuk estetika dan arsitektur bangunan.
unsdsnamed

Beberapa manfaat dan kegunaan

Manfaat pasang Curtain wall :

  1. Memberikan efek lega pada ruangan
  2. Memberikan view yang luas keluar gedung
  3. Meminimal kan biaya
  4. Mempercepat proses pelaksanaan pembangunan

Kekurangan pasang Curtain wall :

  1. Kaca bisa pecah, ini membahayakan jika kaca pecah dan copot dari ketinggian dan menimpa makhluk hidup dibawah nya.
  2. Panas berlebih didalam ruangan karena sinar matahari menembus kaca
  3. Ruangan membutuhkan AC yang lebih extra untuk mendingakan ruangan, karena kaca cenderung menerima panas dari pada tembok

Jenis kaca curtain wall

Berbagai macam jenis kaca yang digunakan, masing masing jenis kaca juga ada berdasarkan ketebelan. misal kan curtainwall kaca onewat tebal 5mm, atau tebal 6 mm
  1. Curtain Wall kaca oneway
  2. Curtain Wall kaca stopsol
  3. Curtain Wall kaca panasap
  4. Curtain Wall kaca tempered
  5. Curtain Wall kaca laminate

Pada perusahaan kami, curtainwall adalah penutup kaca untuk banguna yang panel nya adalah kaca, dari berbagai macam Spesifikasi kaca bisa diterapkan untuk menerapkan curtainwall pada bangunan.

Penerapan Pasang Curtain wall 

  • Dealer atau Showroom mobil baru Toyota, Honda, Suzuki.
  • Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI dan hampir semua bank di indonesia menerapkan curtainwall pada arstitektur bangunan mereka
  • Pusat pembelanjaan seperti Mall dan Pasar Jaya
  • Ruko kecil 3 lantai
  • Kantor kantor minimalis
  • Gedung gedung bertingkat banyak seperti dijalan Sudirman jakarta dan Jalan Thamrin jakarta hampir semua menggunakan curtainwall kaca dan kombinasi ACP sebagai iconic arsitektur nya

Pasang Curtain wall merupakan jenis façade yang menutupi bagian depan bangunan seperti tirai. Struktur ini tidak menanggung beban bangunan dan pada kenyataannya justru membuat peningkatan dalam keindahan maupun fungsi. Dinding tirai (Curtain Wall) sangat jauh berbeda dari sistem etalase. Ada beberapa masalah desain struktural yang perlu dipertimbangkan saat mendirikan jendela seperti seperti pengalihan air, kontraksi termal (panas), ekspansi, pencahayaan bangunan, efisiensi termal, dan struktur bangunan itu sendiri sebelum melakukan Cara instalasi.curtainwall

Konsep mengenai Curtain Wall muncul dalam pergerakan Arsitektur modern, ketika material bangunan mulai bergeser dari dinding dan batu, menjadi material yang lebih ringan seperti metal, kaca dan panel. Perkembangannya semakin pesat ketika mulai ditemukan material aluminium, yang kemudian juga menguntungkan dengan produksi masal dan ekonomis.Dulunya, Curtain wall mayoritas terbuat dari baja. Namun seiring berkembangnya jaman, bahan yang digunakan juga beragam seperti aluminium dan banyak pilihan lain.

Untuk memberikan efek arsitektur yang lebih indah, frame aluminium yang diisi dengan kaca dapat menjadi sesuatu hal yang menarik untuk dipilih. Pilihan curtain ini memungkinkan jumlah sinar matahari yang cukup untuk menembus ke dalam interior bangunan. Fitur ini membantu untuk menghemat energi yang tidak perlu dihabiskan artifisial pencahayaan interior dari bangunan rumah yang diinstalasi produk tersebut.

Manfaat lain yang signifikan dari Curtain wall adalah secara efisien melindungi bangunan dari efek buruk alam. Jendela ini meminimalkan erosi dan juga angin kencang. Selain itu, mereka juga membantu untuk membelokkan sebagian besar dari curah hujan dan menghindari masuknya air pada celah-celah tertentu pada bagian rumah yang dipasang curtain wall tersebut.


Aluminium Curtain Wall adalah merupakan bentuk konstruksi yang terbuat dari rangka aluminium dan kaca yang berfungsi sebagai dinding eksterior penutup sebuah bangunan modern saat ini yang banyak kita jumpai pada kota-kota besar di negara maju. Khususnya di Indonesia hal tersebut mulai diterapkan sekitar tahun ± 1975 antara lain pada Gedung Wisma Kosgoro yang terletak di Jl. MH. Thamrin Jakarta dan kemudian berkembang pada pembangunan gedung-gedung lainnya setelah itu.

Untuk memperoleh mutu pemasangan Curtain Wall yang baik dan benar sudah barang tentu memerlukan perencanaan yang matang pula serta spesifikasi yang jelas dan pengawasan yang ketat pada saat pemasangan di lapangan. Perencanaan tersebut mencakup design kriteria terhadap kekuatan extrussion yang dipergunakan sehingga mampu untuk menahan beban tekanan angin seperti yang ditentukan dalam spesifikasi dan tahan terhadap kebocoran air hujan dan udara serta bentuk keindahan pada penampilan bangunan dari segi estetika yang akan terlihat nantinya setelah gedung tersebut selesai dibangun.

Curtainwall kaca 5 mm polos dengan Kaca film one way

Selain perencanaan dan pengawasan yang baik yang kita perlukan ada juga faktor lain yang sangat menentukan sukses atau tidaknya pemasangan tersebut, yakni pekerja (Workmanship) yang berkualitas dan memenuhi ukuran Standard International. Mulai dari tenaga pekerja ditingkat yang paling bawah sebagai helper hingga ketingkat tenaga pekerja yang terampil sebagai fitter harus selalu dibekali pengetahuan yang cukup tentang konstruksi aluminium serta diberitahukan dimana letak kelemahan-kelemahan yang harus diperhatikan oleh para pekerja tersebut pada saat pelaksanaan pemasangan dilapangan setiap harinya, supaya mereka tidak berbuat kesalahan.

Sedemikian perlunya sistem kontrol serta cek dan re-check pada setiap urutan tahap kerja dari masing-masing tukang, sehingga meyakinkan bahwa tidak ada sesuatu hal yang terlewatkan pada langkah pemasangan di phase awal dan kemudian barulah diperkenankan untuk melangkah ke phase berikutnya dan seterusnya. Hal ini mencakup pengecekan kelurusan arah vertikal dan horizontal serta arah keluarmasuk bidang curtain wall leveling, serta jarak module mullion dan transom yang dipasangdan kelengkapan mur baut, screw, gasket serta sistem blokade terhadap kebocoran air hujan pada setiap join antara vertikal member dengan horizontal member dan juga pada sambungan antara transom yang satu dengan yang lainnya

 

 

Konsep utama dalam memahami Curtain Wall adalah; dinding sebagai elemen fasad bangunan yang berfungsi sebagai filter umtuk memisahkan elemen luar dan dalam. Memberikan ruang arsitektur untuk di huni secara nyaman, membungkusnya dari elemen elemen luar seperti, sinar matahari, hujan, suara bising, panas dll. Untuk melakukan fungsinya sebagai filter yang memisahkan elemen luar dan dalam dan menciptakan ruang hunian yang nyaman dihuni, curtain wall harus mampu berdiri dan bertahan terhadap beban yang bekerja secara struktural.

Faktor utama untuk dipertimbangkan dalam merancang Curtain Wall adalah integritas struktural Curtain wall itu sendiri. Berdasarkan jenisnya Curtain Wall dapat dikategorikan menjadi, StickMullion System, Unitized Systems, dan Semi Untized Systems.

Stick Mullion vertikal frame system

Pekerjaan vertikal frame dimulai dari pemasangan anchor pada slab beton,fastener,mullion sebagai pemegang struktur utama dan member (horizontal frame)sebagai pembagi bidang horizontal dan di tutup dengan kaca di bagian ruangan (vision area) dan bagian spandrel area (dibagian bawah lantai)dapat di tutup dengan kaca ataupun material lain seperti composite panel.

Type pasang curtain wall adala :

Curtainwall Kaca

Curtainwall Spider System ( semua kaca seharusnya di tempered )

Curtainwall Frame System ( Ukuran 6 cm dan 10 cm )

Curtainwall Back Mullion System

 Mullion Back System
 Mullion Front System

Unitized system

satu kesatuan unit yang di gabung antara vertical dan horizontal frame bidang ini di selesaikan di pabrik (pre-fabricated system) yang di selesaikan secara utuh berikut bidang penutup seperti kaca ataupun composite panel. Adapun anchor dan fastener system tetap di laksanakan di lapangan sebagai penghubung struktur bangunan dengan facade itu sendiri yang telah siap di pasangkan dari kesatuan unitized system yang telah selesai di kerjakan di pabrik.

Semi Untized system

sistem pemasangan seperti ini di awali dengan vertical mullion di pasang terlebih dahulu kemudian window atau panel systemyang telah terakit terlebih dahulu menjadi unitized system kemudian di pasangkan di lapangan sebagai bidang penutup alluminium facade secara utuh.

Selain sistem pemasangan facade diatas terdapat juga alluminium facade cladding system dapat juga disebut penutup dinding massif pada bangunan dimana rangka utama pemegang struktur cladding tersebut biasa menggunakan alluminium ataupun baja yang dihubungkan dengan struktur bangunan melalui anchor dan fastener systemkemudian rangka pembagi dapat di pasangkan secara parsial di lapangan yang selanjutnya di tutup dengan composite panel sebagai penutup bidang massif tidak tembus cahaya seperti kaca.

Pada umumnya Kita mengenal curtainwall terdiri dari frame aluminium dengan bahan pengisi kaca, aluminium composite panel atau material lain seperti beton pra cetak, batu alam dan plat metal lain. Sebelum mempertimbangkan fungsi lain sebagai filter, Curtain wall harus dirancang untuk mampu berdiri dan menerima beban baik dari material itu sendiri, seperti berat kaca, berat aluminium, aluminium composite panel, metal sheet. dll atau gaya-gaya yang ditimbulkan oleh faktor luar seperti angin hujan, salju, ekspansi alibat panas, gempa bumi.

Beban- beban Pasang Curtain wall

Perlu diingat bahwa Curtain Wall adalah elemen arsitektural, semua beban yang diterima akan disalurkan melalui sistem bracket atau fastener ke elemen struktural seperti balok atau kolom pada bangunan tersebut.

Beban Mati

Seperti dijelaskan di atas beban mati berasal dari berat curtain wall itu sendiri, baik dari mullion, transoms, kaca Anchor, dan elemen-elemen lain curtain wall.

Mengenal Beban Angin Curtainwall

Angin merupakan faktor alam yang cukup rumit untuk diantisipasi dalam merancang curtain wall, tanpa kombinasi dengan hujan dan salju, angin dengan kecepatan tinggi akan mampu meruntuhkan curtain wall yang tidak dirancang dengan benar. selain harus mempertimbangkan angin yang bertiup menuju bangunan (+ wind load) perancang harus lebih berhati-hati terhadap angin yang meninggalkan gedung (- wind load). Tekanan positif yang ditimbulkan oleh angin yang bergerak menuju gedung akan ditopang oleh semua elemen struktural curtain wall, tetapi untuk tekanan angin negatif, hanya beberapa elemen curtain wall yang bekerja untuk menahannya.

Mengenal Beban Gempa Curtainwall

Beban akibat gempa bumi harus diperhitungkan, mengingat di Indonesia merupakan salah satu wilayah di dunia yang mempunyai potensi gempa yang cukup tinggi. Curtain wall harus mampu mengakomodasi pergerakan bangunan yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Dalam merencanakan curtain wall harus diperhitungkan agar sistem secara keseluruhan mampu menahan pergerakan bangunan akibat gempa tanpa mengalami kerusakan atau kebocoran air. Sistem anchor Curtain wall terhadap struktur bangunan mempunyai peran penting dalam menyelesaikan masalah ini, tentu saja struktur utama bangunan juga harus dirancang untuk mampu mengakomodasi gerakan akibat gempa.

Mengenal Beban akibat Panas Curtainwall

Mengingat sebagian besar curtain wall adalah aluminium yang mempunyai koefisien ekspansi panas yang sangat tinggi, hal ini akan menyebabkan ekspansi yang cukup tinggi akan terjadi setelah beberapa lantai terakumulasi dalam perbedaan suhu yang tinggi. Hal ini biasanya diatasi dengan detail gap dengan penyelesaian gasket.

Mengenal Beban Akibat Ledakan Curtainwall

Dengan maraknya isu terorisme dan sejarah yang telah mencatat bahwa gedung dengan curtain wall merupakan sasaran favorit peledakan. Di beberapa negara maju khususnya di Amerika dan Eropa menjadi kewajiban bangunan publik untuk dapat mengantisipasi serangan bom. Pendekatan keamanan terhadap serangan bom biasanya diatasi dengan pemakaian kaca laminated, yang ketika pecah tidak akan berhamburan.

Setelah mengenal curtainwall dari pembahasan diatas telah dijelaskan mengenai integritas struktural yang harus dimiliki oleh Curtain Wall dan berbagai beban yang harus didukung oleh sistem tersebut. Bila telah memenuhi kriteria-kriteria struktural, dan Curtain Wall tersebut telah mampu berdiri secara kokoh dengan kemungkinan pembebanan yang akan terjadi, baik dari berat material, beban hidup, beban angin dan bila beberapa beban bekerja secara bersamaan, Sistem Curtain Wall harus mampu menahan dan mengakomodasi beban-beban tersebut tanpa terjadi kerusakan pada sistem.

Pemasangan curtainwall dengan system frameless. pada sistem ini kaca bisa non tempred. pada curtainwall framless ini, fasade bangunan kelihatan dari luar seperti tidak ada frame. hanya seperti kaca ketemu kaca diantara kaca dikasih sealent biar tidak bocor

Curtain wall kaca yang pemsangannya memakai rangka sistem spyder. pada teknik pemsangan ini semua kaca nya harus, harus dan harus tempred. Biar tidak membahayakan bila sewaktu waktu kaca pecah. Rangka Spyder biasanya menggunakan stainless.

Kontaktor curtain wall

Curtainwall
0 comments on “Pasang Curtain Wall
    1 Pings/Trackbacks for "Pasang Curtain Wall"

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *